20 December 2008

Bahasa Pemrograman - Lanjutan

Generasi Pemrograman

1st mesin 10010001
2nd assembly pack 210(8,13)
3rd procedural overtime:=0
4th problem end name=”JONES”
5th natural IF patient is dizzy,
THEN check temperature and blood pressure

Program adalah sebuah daftar dari instruksi unuk diikuti computer sebagai alat untuk melakukan tugas. Instruksi tersebut dibuat dengan pernyataan-pernyataan yang dibuat dalam bahasa pemrograman (seperti Basic)

Dalam pemrograman ada 6 langkah yang dapat kita ikuti:
Langkah 1: Definisikan masalahnya
Analisis program terdiri dari klasifikasi empat tugas:
• Menentukan obyektif dari program tersebut dengan memfokuskan diri pada problem-problem spesifik untuk diselesaikan.
• Menentukan output yang diinginkan sebelum memikirkan tentang input yang dibutuhkan.
• Menentukan data input dan sumber data.
• Menentukan kebutuhan pemrosesan ataupun langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menggunakan data input untuk menghasilkan data output

Langkah 2:
Keputusan membuat atau membeli
Keputusan membeli atau membuat adalah pilihan antara membuat program yang dapat dikustomisasi oleh programmer atau membeli paket software yang telah ditulis oleh pihak ketiga.
• Perangkat lunak yang dibuat sendiri dapat dibuat secara persis disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan perusahaan.
• Paket software yang dibeli dapat menghemat waktu dan uang tetapi biasanya tidak persis sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan perusahaan.
• Keputusan dibuat dengan memperbandingkan program dengan biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya.

Langkah 3:
Desain program
Bila program tersebut dibuat sendiri, dalam desain program, sebuah solusi didesain menggunakan teknik pemrograman terstruktur, terdiri dari:
• Desain program top-down, langkah-langkah pemrosesan besar, disebut juga sebagai modul dalam pemrograman, diidentifikasikan.
• Pseudocode – ekspresi-ekspresi naratif dari logika pemrograman ditulis
• Flowchart – representasi grafik dari langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah masalah pemrograman
• Struktur logika – 3 pengaturan digunakan dalam flowchart program untuk menulis program terstruktur
Tiga struktur logika:
• Sequence – satu pernyataan pemrograman diikuti dengan pernyataan lainnya
• Seleksi (atau IF – THEN – ELSE) ketika keputusan harus dibuat
• Loop – ketika proses diulang selama beberapa kali hingga waktu yang ditentukan

Langkah 4:
Mulai tulis kode pemrograman
Coding adalah penulisan program. Ada beberapa aspek penting dalam pemrograman:
• Kualitas program – program yang baik terstruktur menggunakan struktur logika
• Pemilihan bahasa – bahasa pemrograman harus dipilih sesuai dengan problem yang dihadapi dan juga sistem komputer yang digunakan.

Langkah 5:
Debug Program (tes ulang program)
Debugging adalah pengetesan program untuk meminimalisir kesalahan dalam sintaks bahasa pemrograman dan juga kesalahan logika pemrograman. Metode ini terdiri dari:
• Desk checking – secara teliti membaca print out dari sebuah program
• Testing manual – menggunakan data sample untuk mengetes hasil pemrosesan yang benar
• Percobaan translasi – menjalankan program menggunakan komputer menggunakan program translator
• Mengetes data sample – mengetes program untuk eror dalam logika dalam sebuah komputer menggunakan data sampel.

Langkah 6:
Pendokumentasian Program
Dokumentasi terdiri dari deskripsi tertulis dari sebuah program dan prosedur yang harus dijalankan bagi pengguna, dan juga operator dan programmer selama perawatan program – modifikasi ataupun pembaharuan program
• Pengguna perlu tahu bagaimana menggunakan program dan memasukan data untuk menghasilkan hasil yang diinginkan
• Operator perlu tahu bagaimana cara mengeksekusi program dan memperbaiki kesalahan
• Programmer perlu tahu agar dapat menjelaskan bagaimana program tersebut bekerja dan merawat program di masa depan.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home